Aborsi Aman, Yakin Sudah Aman?

Ladies, ketika kamu belanja di online shop apa saja sih yang kalian perhatikan? Pastinya kualitas produk dan harga… dan keamanan dalam berbelanja dong. Misal, kalian akan belanja dari trusted seller yang kalian yakin akan mengirimkan produk tepat waktu dengan kualitas sesuai dengan yang dijanjikan ya. Nah ternyata, aborsi pun sama seperti lho seperti itu. Ada aborsi yang tidak aman dan ada yang aman.

Lalu bagaimana kita bisa tahu, kak, ini aborsi aman atau nggak? Mudah. Proses aborsi aman mengacu pada pedoman yang dikeluarkan oleh lembaga kesehatan terpercaya. Salah satunya, adalah Badan Kesehatan Dunia alias WHO. Contohnya, ternyata aborsi aman hanya bisa dilakukan hingga usia kehamilan 22 minggu. Karena sebelum usia itu janin hanya bisa bertahan hidup di tubuh ibu. Setelahnya, walaupun rahim dikontraksi dan kandungan dikeluarkan hampir pasti janin bisa bertahan hidup. Sama saja dengan proses kelahiran prematur jadi tentu efeknya di tubuh kamu juga akan lebih berat. Perdarahan bisa lebih banyak hingga fatal akibatnya.

Jadi jika ada penjual obat yang klaim bahwa ia bisa menghentikan kehamilan hingga usia lebih dari itu, kamu perlu lebih berhati-hati. Bisa jadi ia hanya menyediakan obat namun kurang paham cara pemakaiannya, atau bisa jadi juga obat yang mereka sediakan sebenarnya bukan obat aborsi aman. Hiii…

Selain itu aborsi aman dengan obat atau aborsi medis perlu dihindari kalau kamu punya riwayat sakit jantung, gagal ginjal maupun infeksi. Wih, kenapa tuh kak? Karena aborsi medis dapat berpengaruh pada perempuan dengan kondisi fisik seperti itu. Tenang saja, kamu tetap bisa mengakses aborsi aman hanya saja dalam kondisi medis seperti ini kamu lebih direkomendasikan untuk mengakses aspirasi vakum.

Terus betul nggak sih kalau aborsi aman hanya bisa dilakukan oleh dokter dan di rumah sakit? Sebenarnya sih dengan persiapan yang cukup, kamu pun bisa kok melakukan aborsi aman di rumah. Yang penting keputusan mengakses aborsi sepenuhnya keputusanmu dan kamu tahu akan seperti apa proses serta apa yang akan kamu hadapi. Pastikan kamu mengumpulkan info sebanyak-banyaknya dari sumber terpercaya dan kalau masih bingung, langsung ngobrol saja dengan konselor.

 

Nah, semoga artikel ini bisa membantu menjawab pertanyaanmu seputar aborsi aman ya. Sampai ketemu di tulisan berikutnya (CP)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *