Aborsi Medis, Kenali Pantangan-pantangannya

Aborsi medis dengan misoprostol adalah teknik aborsi yang sangat aman dengan risiko komplikasi 1%. Sangat rendah ya prosentase komplikasinya. Tapi tetap saja lho, angka 1% ini bukan berarti tidak ada sama sekali. Kamu tetap perlu jaga-jaga agar aborsimu selalu aman dari risiko komplikasi ini. Ada beberapa aktivitas dan makanan-minuman yang perlu kamu hindari ketika prosesnya dan bahkan setelahnya.

Beberapa aktivitas tersebut sebetulnya bisa kamu temukan di sini jadi artikel kali ini hanya akan menambahkan saja. Yuk, cek satu-satu pantangan apa saja sih sepanjang dan setelah proses aborsi yang lainnya?

Berolahraga berat. Ketika perempuan baru saja menyelesaikan proses penggunaan misoprostol kadang perempuan langsung ingin kembali berolahraga berat untuk menjaga kebugaran stamina dan tubuh. Padahal ketika kamu masih mengalami pendarahan sebetulnya kondisi tubuh juga belum sepenuhnya pulih. Di masa ini tubuh masih sangat membutuhkan nutrisi da istirahat yang cukup untuk bisa beraktivitas kembali. Dalam beberapa kasus, olahraga, apalagi yang berat seringkali menyebabkan rasa nyeri muncul kembali dan perdarahan yang mungkin sempat mereda kembali meningkat volumenya. Santai saja, beri waktu yang cukup untuk tubuhmu beristirahat pasti kamu akan lebih cepat pulih.

Makanan pedas. Misoprostol pada awalnya digunakan sebagai obat tukak lambung, karena itu efek samping yang muncul setelah penggunaan misoprostol mencakup mual, diare juga kram dan nyeri akibat kontraksi dinding rahim. Kebayang kan nggak enaknya perut yang nyeri karena misoprostol dan diare yang masih ditambah mulas-mulas akibat makanan pedas? Kamu penggemar pedas? Tenang saja, kamu bisa kembali menikmati spicy chicken atau menu pedas lainnya setelah lewat dari 3 hari.

Alkohol, kopi, teh dan minuman bersoda. Alkohol, kopi, teh dan minuman bersoda cenderung membuat denyut jantung meningkat. Begitu juga dengan tekanan darah sehingga dikhawatirkan volume perdarahan juga akan meningkat. Lagi-lagi pantangan ini juga berlangsung selama 3 hari setelah penggunaan misoprostol.

Susu. Walaupun belum ada penelitian resmi, namun susu pada dasarnya bersifat menetralisir racun dan obat sehingga sering dikhawatirkan bisa menetralisir reaksi misoprostol yang berakibat proses aborsi gagal. Meskipun begitu setelah 3 hari berlalu biasanya sudah aman untuk kembali minum susu atau produk olahan yang mengandung susu.

Makanan yang tinggi garam. Sama seperti minuman beralkohol, kafein dan soda, garam berlebih juga bisa meningkatkan tekanan darah. Untuk amannya kamu bisa mengkonsumsi makanan rumahan yang biasanya minim penggunaan garam atau roti hingga 3 hari setelah proses aborsi selesai.

Cukup simple kan? Nah semoga dengan mengikuti pantangan-pantangan ini proses aborsimu selalu aman dan terhindar dari risiko komplikasi. 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *