Jangan Sampai Ditipu! Kenali Penjual Obat yang Palsu dan Asli

Kehamilan tidak direncanakan sebetulnya sangat umum terjadi. Sayangnya, informasi tentang pilihan apa saja yang tersedia bagi perempuan dalam situasi ini sangat terbatas. Tidak aneh kalau pihak-pihak yang berniat memanfaatkan situasi ini pun sangat banyak jumlahnya dan banyak perempuan tertipu oleh penyedia obat yang tidak trusted atau terpercaya. Apalagi, saat ini layanan vakum yang aman untuk menghentikan kehamilan hampir tidak ada di Indonesia. Tenaga medis kita lebih memilih kuret yang berisiko melukai dinding rahim dengan biaya yang sangat mahal.

Karena itu, kali ini kita akan diskusikan sama-sama beberapa ciri penjual yang meragukan. Memang bisa jadi ciri-ciri ini adalah pertanda mereka kurang pengetahuan tentang obat aborsi, tapi bisa jadi juga mereka memang berniat buruk pada perempuan yang membutuhkan. Apa saja sih ciri-ciri itu?

Klaim produk 100% berhasil

Ladies, tingkat keberhasilan misoprostol memang tinggi tapi hanya 86%. Tetap ada kemungkinan gagal sebesar 14%. Jika penjual memberikan klaim “lebih dari 99% berhasil” atau bahkan “100% berhasil” ini bisa jadi mereka kurang paham tentang tingkat keberhasilan cytotec atau misoprostol. Tapi bisa jadi juga mereka memberikan klaim seperti ini agar mereka…

Tidak menyediakan garansi

Ketika penjual obat tahu kalau produknya tidak 100% berhasil biasanya mereka akan menyediakan garansi. Pastikan kamu bisa mendapat garansi dengan harga penuh sehingga tidak perlu membayar sampai 2x atau bahkan lebih ketika kamu gagal aborsi di usaha pertama. Jika mereka tidak menyediakan garansi jangan ragu untuk mencari penjual obat aborsi lain.

Memberikan obat kurang dari 4 per paketnya

Ladies, protokol terbaru Badan Kesehatan Dunia membutuhkan 12 butir obat untuk usia kehamilan 6-13 minggu. Nah kalau penjual obat menyediakan kurang dari itu untuk tiap paketnya, bisa jadi mereka belum tahu tentang protokol yang baru ini dan masih mengacu pada protokol lama. Protokol lama ini memang hanya membutuhkan 4 butir, walaupun begitu jumlah 4 butir ini sudah terbukti sangat rendah efektivitasnya. Jika penjual hanya menyediakan obat kurang dari 4 butir coba cari penyedia obat lainnya. Prinsip yang sama juga berlaku jika kamu diminta membayar hingga Rp. 500.000 atau bahkan lebih tapi hanya mendapat 4 butir saja.

Termasuk dalam blacklist ini

Kalau penjual obat yang kamu hubungi termasuk dalam daftar Blacklist di situs AskInna maka sudah dipastikan kalau mereka berniat tidak baik. Cari saja penjual obat yang sudah terbukti trusted dan recommended ya.

Masih ragu mana penjual yang masuk daftar hitam mana yang terpercaya? Yuk langsung aja tanya-tanya ke temen-temen konselor.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *