Kapan Bisa Pakai Kontrasepsi Setelah Aborsi?

Kamu baru saja menyelesaikan proses aborsi medis dan ingin menunda kehamilan, tapi kamu masih punya satu pertanyaan besar: Kapan sih boleh pakai kontrasepsi setelah aborsi medis? Nah, artikel kali ini spesial menjawab pertanyaan kamu-kamu yang memang ingin menunda kehamilan selepas proses aborsi medis. Semoga membantu yaaa ;D

 

  • Kondom

Ketika kamu sudah dinyatakan aman untuk berhubungan seks yaitu sekitar 7 hari setelah aborsi medis atau saat perdarahan sudah berhenti. Kamu bisa langsung minta pasangan untuk memakai kondom setiap kali akan berhubungan seks. Kondom cukup efektif dalam mencegah kehamilan tidak direncanakan dan sejauh ini juga merupakan satu-satunya alat kontrasepsi yang bisa mencegah penularan infeksi menular seksual bahkan AIDS lho!

 

  • IUD atau Implan

Segera setelah kantong kehamilan keluar kamu bisa langsung menggunakan IUD. Coba diskusikan penggunaannya dengan ob-gyn terdekat. Kamu bisa bilang kalau kamu baru saja mengalami keguguran dan masih ingin menunda kehamilan.

  • Kondom Perempuan

Kamu bisa mulai menggunakan kondom untuk perempuan ketika sudah dinyatakan aman untuk berhubungan seks lagi atau sekitar 7 hari setelah aborsi. Oya, untuk penggunaan kondom ini pastikan hanya salah satu pihak saja yang menggunakan. Jangan kombinasikan kondom untuk laki-laki dan kondom perempuan karena gesekan di permukaannya justru dapat merobek kondom.

  • Cervical Cap dan Spermisida

Sama seperti kondom perempuan, cervical cap bisa mulai digunakan setelah 7 hari setelah aborsi medis atau ketika perdarahan sudah berhenti. Gunakan bersamaan dengan spermisida untuk mendapatkan perlindungan maksimal.

  • Tubektomi

Jika kamu sudah paham dan yakin kalau kamu memang ingin melakukan tubektomi kamu bisa melakukannya langsung setelah proses aborsi medis (seketika itu juga). Bergantung pada metodenya sendiri, sangat kecil kemungkinan kamu bisa hamil kembali. Karena itu metode ini sebenanrya lebih ideal bagi mereka yang memang memilih tidak memiliki anak.

  • KB hormonal

KB hormonal mencakup suntik, susuk, koyo dan pil. Kamu perlu menunggu sekitar 5-7 hari setelah menggunakan misoprostol untuk bisa menggunakan metode kontrasepsi ini. Oya, untuk KB hormonal kedisiplinan adalah faktor kunci keberhasilan penggunaannya. Jadi pastikan kamu selalu kontrol ke ob-gyn atau mengkonsumsi pil KB tepat pada waktunya.

  • Cincin Vagina

Sebenarnya cincin merupakan salah satu metode KB hormonal, tapi berbeda dengan KB hormonal lain, cincin bisa langsung dipakai setelah misoprostol digunakan. Meski begitu, jika perdarahanmu cukup banyak dalam proses aborsi atau bahkan terjadi perdarahan berat kamu perlu menunggu sekitar 2-3 hari sampai bisa menggunakan cincin vagina.

Oke, segini dulu obrolan tentang kontrasepsi. Pastikan kamu tetap aman dari kehamilan tidak direncanakan ya!

 

sumber: www.ipas.org, http://www.ourbodiesourselves.org

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *