Testpack atau USG, Mana yang Lebih Baik?

Tindakan sudah selesai dilakukan. Perdarahan sudah terjadi dan sekarang kamu mau memastikan apakah sudah tuntas atau belum. Kira-kira mana yang lebih baik di antara testpack atau USG? Masing-masing ada kekurangan dan kelebihannya. Kamu bisa menjadikan hal-hal di bawah ini sebagai dasar pertimbangan untuk menentukan kapan perlu melakukan tes kehamilan dengan testpack atau USG.

Kapan perlu melakukan tes kehamilan dengan testpack

testpackKetika produk konsepsi sudah keluar dan tanda-tanda kehamilan sudah tidak lagi kamu rasakan kamu cukup melakukan tes kehamilan 3 minggu tepat setelah tindakan. Kelebihan testpack tentu saja adalah harganya yang lebih terjangkau, lebih praktis dan jauh lebih privat karena bisa kamu lakukan sendiri di rumah.

Lalu apa kekurangannya? Kekurangannya pertama karena kamu akan perlu menunggu 3 minggu sebelum bisa memastikan hasilnya. Rentang waktu 3 minggu ini ditetapkan karena sebelum itu biasanya hormon kehamilan belum hilang sepenuhnya. Jika tes kehamilan dilakukan sebelum periode itu sangat mungkin hasilnya akan samar atau bahkan masih positif. Ini terjadi karena yang dibaca oleh testpack bukan ada/tidaknya kehamilan tapi ada/tidaknya hormon kehamilan.

Lalu bagaimana dengan USG?

USG bisa dilakukan 3-10 hari setelah tindakan ketika kamu belum melihat atau tidak yakin dengan produk konsepsi yang keluar. Ini terutama akan menjadi lebih penting ketika kamu gagal menghentikan kehamilan dengan obat. Hmmm, apa hubungannya gagal tindakan dengan USG? Dengan USG kamu akan bisa memastikan apakah kegagalan tindakan terjadi hanya karena adanya kemungkinan gagal sebesar 14% atau ada kelainan kandungan yang tidak bisa dihentikan dengan obat.

Kamu juga akan perlu melakukan USG jika hasil tes kehamilanmu 3 minggu setelah tindakan masih menunjukkan hasil yang samar. Hasil tes kehamilan yang samar biasanya menunjukkan adanya sisa jaringan dalam rahim dan USG berguna untuk memastikan ukurannya. Jika ukurannya kurang dari atau sama dengan 2cm kamu bisa tenang karena nantinya akan keluar sendiri di menstruasi selanjutnya. Jika ternyata ukurannya lebih besar dari itu cukup gunakan 2 misoprostol dengan cara sublingual saja biasanya sudah cukup.

Kekurangannya tentu saja harganya yang lebih mahal dan tes kehamilan rumahan dan kurang privat. Untuk mengakalinya, coba lakukan USG di bidan delima atau puskesmas terdekat atau tanyakan pada teman-teman konselor apakah mereka punya informasi klinik ramah perempuan.

Semoga membantu ya Ladies, dan pastikan kamu melakukan USG/testpack di waktu yang telah dijadwalkan setelah tindakan! 😀

Aborsiku Gagal. Apakah Aman Untuk Ulang Aborsi?

Ketika perempuan memilih menggunakan misoprostol untuk mengakhiri kehamilan mereka kadang lupa bahwa tingkat keberhasilan misoprostol adalah 86%. Cukup tinggi, namun tetap ada risiko gagal sebesar 14%. Kegagalan ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Pastikan usia kehamilanmu sudah mencapai minimal 6 minggu agar kemungkinan aborsimu gagal tidak melebihi angka kemungkinan gagal itu.

Nah Ladies, kalau ternyata kamu sudah keburu menggunakan misoprostol dan akhirnya gagal sebenarnya kamu bisa mengulang penggunaan misoprostol.

Lho memangnya aman menggunakan misoprostol berkali-kali? Jelas aman karena misoprostol tadinya digunakan sebagai obat maag. Jika kamu menggunakan dosis dan cara penggunaan yang tepat maka kamu bisa mengulangi aborsimu selama sudah diberi jeda waktu 3-10 hari.

Ada nggak batasan maksimal berapa kali mengulang tindakan? Tidak ada karena obatnya sangat aman. Kamu bisa mengulang tindakan berkali-kali jika kamu masih mau menghentikan kehamilan. Selain itu sebetulnya tingkat keberhasilan penggunaan misoprostol cenderung meningkat ketika kamu mengulang tindakan.

Apa yang perlu kulakukan untuk mengulang tindakan? Sebelum mengulang aborsi pastikan kamu sudah memeriksakan kondisi kehamilanmu dengan USG. Ingat, ada kondisi-kondisi khusus di mana kehamilan sangat tidak dianjurkan untuk dihentikan dengan obat. Selain itu kamu jughttp://hotlinemisoprostol.com/2017/06/16/kenapa-obat-aborsi-harganya-mahal-sekali/a bisa kontak teman-teman konselor dulu supaya lebih yakin kalau proses lanjutan ini benar-benar aman.

Kalau aku mengulang tindakan apa aku masih bisa hamil lagi? Bisa dong! Karena obatnya aman dan bisa digunakan berkali-kali sepanjang kamu sudah memastikan kondisi kehamilanmu, menunggu 3-10 hari dan menggunakan dosis serta cara penggunaan yang tepat.

Apakah aku harus membayar lagi untuk mengulang tindakan? Tenang saja, beberapa penjual obat menyediakan garansi jadi kamu juga tidak perlu membayar lagi untuk mendapatkan obat ketika aborsi pertama gagal.

Nah, sekarang sudah lebih siap untuk tindakan ulang kan? Semoga berhasil Ladies. Tenang saja, teman-teman konselor pasti akan membantu kalau kamu ragu atau punya pertanyaan.