Kenapa sih Dosis dan Cara Penggunaan Misoprostol Sering Berbeda-beda?

Seringkali perempuan kebingungan ketika teman-teman konselor memberikan dosis yang berbeda dengan dosis yang didapat dari penjual obat. Banyak penjual obat memberikan dosis 4 butir, 10 atau bahkan 26 butir misoprostol. Sebetulnya dari mana saja sih perbedaan ini muncul?

Pada dasarnya aborsi medis adalah salah satu bentuk kemajuan teknologi di bidang medis. Dan sebagaimana layaknya teknologi lain yang selalu diperbarui setiap saat, teknologi di bidang aborsi medis ini juga selalu diperbarui. Tujuannya supaya proses aborsi perempuan selalu aman dan efisien dengan risiko kegagalan bisa ditekan hingga sekitar 14% sepanjang dilakukan sesuai protokol atau cara penggunaan dan dosis yang tepat. Karena itu juga, protokol dari Badan Kesehatan Dunia pun terus diperbarui. Dari yang tadinya menggunakan 4 butir obat, sekarang Badan Kesehatan Dunia dalam protokol terbarunya di tahun 2012 menggunakan 12 butir misoprostol.

Banyak perempuan mungkin kaget dengan jumlah dosis yang digunakan. Mereka kerap khawatir apakah 12 butir misoprostol tidak akan berdampak serius untuk kesehatan organ reproduksi mereka di kemudian hari. Atau kekhawatiran lain yang juga sering muncul adalah kalau-kalau di usia kehamilan sudah lewat dari 10 minggu maka mereka perlu menambah dosisnya, bahkan hingga 26 butir.

Sebetulnya, dosis 12 misoprostol sendiri bisa digunakan hingga usia kehamilan tepat 13 minggu. Jika sudah lewat, misal sehari saja dari 13 minggu maka kamu akan membutuhkan dosis lain. Uniknya, rahim perempuan sebetulnya lebih sensitif dengan rangsangan misoprostol seiring bertambahnya usia kehamilan. Karena itulah di usia kehamilan lewat dari 13 minggu sebetulnya perempuan perlu mengurangi dosis.

Lalu bagaimana dengan cara penggunaan yang tepat? Dengan mempertimbangkan efektivitas obat, reaksi yang terjadi di tubuh perempuan serta keamanan baik secara medis maupun secara hukum maka protokol yang digunakan sekarang adalah yang paling tepat. Kenapa harus di bawah lidah? Karena di bawah lidah banyak jaringan yang sangat peka dan akan langsung mengedarkan misoprostol  ke seluruh tubuh melalui pembuluh darah sehingga reaksinya di bawah lidah. Pada usia kehamilan ini juga sebenarnya belum penggunaan misoprostol vaginal juga belum dianjurkan karena bisa jadi ada sisa-sisa obat yang bisa tertinggal di dinding vagina. Ini bisa membahayakan keamanan perempuan terutama di negara-negara di mana akses aborsi aman dibatasi dengan ketat.

Sekarang sudah lebih jelas kan, kenapa dosis dan cara penggunaan obat yang diberikan teman-teman konselor dan penyedia obat sering berbeda? Kalau masih bingung dan ragu langsung aja hubungi teman-teman konselor. Pasti mereka akan memberikan kamu informasi yang paling jelas dan akurat.

Memahami Aborsi Aman dan Bedanya dengan Aborsi Tidak Aman

Hi Ladies apa kabar? Semoga semuanya tetap sehat 😀 Kali ini Mimin mau mengajak ngobrol soal perbedaan aborsi aman dan tidak aman. Oh mudah, yang aman pasti tidak akan menimbulkan komplikasi ataupun sesuai protokol WHO! Hmmm, tunggu sebentar nih. Apa kalian sudah yakin kalau perbedaannya hanya itu?

Lho memangnya ada perbedaan lain? Tentu saja ada. Pertama, prosedur aborsi yang aman bertujuan untuk memberdayakan perempuan. Lho, lho, maksudnya gimana nih? Yep, prosedur aborsi yang aman mengedukasi perempuan. Menyadarkan mereka bahwa aborsi adalah sepenuhnya hak mereka. Bukan sekadar pilihan yang diambil hanya karena pasangan menginginkan itu dan memaksakan kamu untuk melakukannya. Bahkan bukan juga karena keluargamu menekan kamu untuk menghentikan kehamilan. Ingat, jika ada yang memaksa kamu mengambil pilihan yang tidak sesuai dengan keyakinan maupun kemampuan baik fisik maupun psikologis kamu berhak menolak lho!

Kedua, prosedur aborsi yang aman juga berarti kamu bisa mengaksesnya dengan harga yang relatif terjangkau dan penyedia layanan pun meminta bayaran sesuai dengan yang disepakati di awal. Ingat, penyedia layanan yang tidak jujur bisa saja menyepakati harga sekian di awal lalu tiba-tiba menagih tambahan pembayaran.

Ketiga, dan ini juga sangat penting, kamu sudah diberi semua informasi yang kamu butuhkan sejak awal dan pertanyaanmu juga dijawab dengan jujur. Jangan sampai kamu juga menjadi korban layanan aborsi tidak aman seperti ini yang prosedurnya terasa sangat traumatis dan dilakukan tanpa persetujuan perempuan. Ingat, sekalipun kamu mungkin membayar untuk layanan aborsi namun layanan ini tetap sama seperti layanan medis lainnya dan kamu berhak mendapat pelayanan yang manusiawi.

Keempat, jangan mudah tergiur layanan yang sesumbar kalau tidak ada risiko komplikasi dan tanpa risiko kegagalan. Ingat, bahkan dengan aborsi medis yang terbukti sangat aman pun tetap ada risiko komplikasi sebesar 1% dan risiko kegagalan 14%. Tentu saja risiko kegagalan ini akan berkurang drastis jika kamu melakukan aspirasi vakum di klinik yang memang legal, aman dan memberikan layanan yang prima dan jujur 😀

Cytotec, Gastrul, Misotab … Apa sih Bedanya?

Kadang perempuan kebingungan memastikan obat yang tepat untuk menghentikan kehamilan. Sebetulnya nama obat yang perlu digunakan itu apa sih? Cytotec, gastrul atau misoprostol?

Nah Ladies, sebetulnya obat yang digunakan dalam menggugurkan kandungan bernama misoprostol. Lalu apa bedanya dengan gastrul, cytotec, atau bahkan misotab? Tidak ada. Jika misoprostol sendiri adalah jenis obatnya maka gastrul, cytotec dan lainnya adalah merk obatnya. Ini sama saja dengan suplemen vitamin C, ada banyak sekali merk suplemen vitamin C yang kita tahu di pasaran, tapi kandungannya tetap vitamin C.

Kalau beda-beda merk begitu sebetulnya mempengaruhi efektivitas nggak sih? Tentu saja tidak. Yang mempengaruhi kelancaran proses aborsimu adalah keaslian obat, dosis dan cara pakai yang tepat. Nah sekarang sudah nggak ragu lagi kan dalam memilih obat aborsi? Kalau masih ragu sih langsung aja isi formulir ini dengan meninggalkan kontak yang bisa dihubungi. Mau lebih cepat? Cus telepon temen-temen konselor, Senin – Jumat 10.00 – 21.00

  • 0857 2900 1188
  • 0813 2717 1188
  • 0896 7467 7433
  • 0878 3977 0033

Atau chat aja, Senin – Sabtu 10.00 – 15.00 & Minggu 10.00 – 14.00

  • LINE: samsara.hotline
  • WA: +30 695 593 9180